RISET UNGGULAN
Empat Program Keagamaan Kunci Perkuat Akidah Siswa di Sekolah Multi-Agama Raja Ampat
RINGKASAN EKSEKUTIF
SMA Negeri 1 Raja Ampat adalah sekolah dengan populasi peserta didik lintas agama, tempat penguatan akidah siswa Muslim menghadapi tantangan tersendiri di tengah pergaulan bebas era digital. Penelitian kualitatif tim Pascasarjana PAI IAIN Sorong ini memetakan bagaimana guru PAI merancang strategi penguatan akidah melalui empat program keagamaan terstruktur dan tiga strategi pembinaan personal, berdasarkan observasi lapangan dan wawancara mendalam.
Di tengah arus pergaulan bebas dan derasnya informasi digital, penguatan akidah peserta didik Muslim di sekolah umum menjadi tantangan tersendiri — terlebih di sekolah dengan populasi lintas agama seperti SMA Negeri 1 Raja Ampat, Papua Barat Daya. Penelitian yang dilakukan Ajirah bersama Dr. Muhammad Rusdi Rasyid dan Dr. Sudirman, tim peneliti dari Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam IAIN Sorong, menelusuri bagaimana guru PAI di sekolah tersebut merumuskan strategi konkret untuk menjaga dan memperkuat akidah siswa binaannya.
Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik reduksi data, penyajian data, analisis perbandingan, dan penarikan kesimpulan, penelitian ini menempatkan guru PAI sebagai aktor kunci yang tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga merancang ekosistem pembinaan keagamaan di luar jam pelajaran formal.
Empat Program Keagamaan Terstruktur
Temuan pertama menunjukkan bahwa proses penguatan akidah dijalankan secara terpadu melalui empat program keagamaan wajib: pengajian rutin yang terjadwal, pelaksanaan salat zuhur berjamaah secara disiplin, perayaan hari-hari besar Islam (PHBI), dan program inovatif Gaharu (Gerakan Khatam Al-Qur’an). Keempat program ini dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai instrumen berkelanjutan untuk menanamkan kecintaan siswa kepada Allah dan menjaga keterikatan mereka dengan Al-Qur’an di tengah keterbatasan jam tatap muka PAI di kurikulum reguler.
Tiga Strategi Personal Guru
Selain program terstruktur, penelitian ini juga mengidentifikasi tiga bentuk strategi personal yang diterapkan guru PAI dalam interaksi sehari-hari dengan siswa: strategi keteladanan (role modeling), strategi pendampingan atau pengawasan melekat, dan strategi pembiasaan nilai-nilai religius. Guru diposisikan sebagai “orang tua kedua” yang perilakunya ditiru langsung oleh siswa — sehingga keteladanan menjadi pendekatan yang paling ditekankan, mengingat karakter siswa usia SMA yang masih cenderung meniru figur otoritatif di sekitarnya.
Kombinasi program terstruktur dan pendekatan personal ini penting justru karena posisi PAI sebagai mata pelajaran dengan alokasi waktu terbatas dalam struktur kurikulum sekolah umum. Riset ini menegaskan bahwa penguatan akidah tidak bisa hanya disandarkan pada jam pelajaran di kelas, tetapi harus ditopang oleh ekosistem pembiasaan yang konsisten di lingkungan sekolah.
Bagi pengelola sekolah dan madrasah di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) lain di Papua Barat Daya, model empat program plus tiga strategi personal ini menawarkan kerangka kerja yang bisa direplikasi — terutama di sekolah-sekolah dengan populasi siswa lintas agama yang membutuhkan pendekatan penguatan akidah yang tidak eksklusif atau menimbulkan gesekan sosial.
Poin Kunci Riset
- Penelitian kualitatif di SMA Negeri 1 Raja Ampat, sekolah dengan populasi siswa lintas agama.
- Empat program keagamaan terstruktur: pengajian rutin, salat zuhur berjamaah, PHBI, dan program Gaharu (Gerakan Khatam Al-Qur'an).
- Tiga strategi personal guru: keteladanan (role modeling), pendampingan/pengawasan, dan pembiasaan nilai religius.
- Guru diposisikan sebagai figur teladan utama untuk mengimbangi tantangan pergaulan bebas era digital.
- Model ini berpotensi direplikasi di sekolah-sekolah 3T lain dengan populasi siswa lintas agama.
DETAIL PAPER
Jurnal
Transformasi: Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam, Vol. 7 No. 1, Desember 2023, h. 65–91
Judul Paper Asli
Strategi Guru PAI dalam Penguatan Akidah Peserta Didik SMA Negeri 1 Raja Ampat
Penulis
Ajirah, Muhammad Rusdi Rasyid, Sudirman
DOI / ISSN
ISSN Print 2614-8463 | ISSN Online 2615-3734
