Membentuk Pemimpin Transformatif Pendidikan Islam di Tanah Papua
Program Magister (S2) PAI IAIN Sorong membekali Anda dengan keahlian teologis mendalam, riset berbasis kearifan lokal, dan kapasitas kepemimpinan adaptif untuk menghadapi disrupsi teknologi di era modern.
Sekilas S2 PAI: Distingsi & Akreditasi
Didirikan sejak tahun 2015 berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Nomor 4803, Program Magister (S2) PAI IAIN Sorong hadir sebagai jawaban atas tuntutan kompetensi guru keagamaan Islam yang unggul, kompetitif, dan inovatif di kawasan Indonesia Timur. Kami merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di wilayah Papua Barat Daya.
Terakreditasi "Baik Sekali"
SK LAMDIK No. 109/SK/LAMDIK/Ak/M/I/2023, predikat diperoleh sejak 2022.
Gelar Magister Pendidikan (M.Pd.)
Gelar akademis profesional yang sah dan diakui secara nasional.
Distingsi Kepemimpinan Transformatif
Kurikulum mencetak pemimpin transformatif yang menggerakkan inovasi mutu lembaga pendidikan Islam.
Selamat datang di Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAIN Sorong. Menempuh studi di jenjang Magister adalah komitmen mulia untuk meng-upgrade kapasitas keilmuan, kepribadian, dan kepemimpinan Anda. Di sini, kami memadukan rasionalitas akademis dengan nilai-nilai luhur spiritualitas keislaman — merancang lingkungan belajar humanis agar setiap mahasiswa dapat berkolaborasi melahirkan karya ilmiah yang berdampak langsung bagi kemajuan mutu pendidikan di daerah minoritas Muslim Papua Barat Daya ini.
— Dr. Mulyono, M.Pd.
Koordinator Program Studi S2 PAI IAIN Sorong
Prospek Karier Lulusan S2 PAI
Kepala/Pengelola Madrasah & Sekolah
Dosen & Akademisi PAI
Widyaiswara & Konsultan Pendidikan
Peneliti Kependidikan Islam
Membangun Masa Depan Papua Lewat Investasi Pendidikan
Untuk mendukung kemajuan wilayah dan mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Papua Barat Daya, Pascasarjana IAIN Sorong mengawal program strategis “Satu Kampung, Satu Magister” — menghadirkan akses perkuliahan kompetitif dan terjangkau untuk mengikis jurang keterbatasan SDM hingga ke pelosok kampung.
