Profil Alumni
Sejak wisuda angkatan pertama tahun 2018, alumni Pascasarjana IAIN Sorong tersebar di berbagai instansi dan daerah, menjadi penggerak perubahan pendidikan Islam di Papua Barat Daya.
Pascasarjana IAIN Sorong (dibuka sejak 2015 sebagai Program Magister PAI, saat masih berstatus STAIN Sorong) mulai mencetak angkatan wisuda pertamanya pada tahun 2018. Sejak saat itu, Pascasarjana telah melahirkan puluhan alumni bergelar Magister Pendidikan (M.Pd.) yang tersebar di berbagai daerah Papua Barat Daya dan sekitarnya.
Profil Kelulusan
2018
Tahun wisuda angkatan pertama Magister PAI
Cumlaude
Rata-rata predikat IPK alumni saat diwisuda
82,6%
Alumni bekerja linier dengan bidang studinya
Sebaran Profesi & Instansi
Mayoritas alumni mengabdi di instansi pemerintah — Kementerian Agama daerah, Dinas Pendidikan, dan satuan kerja Pemprov/Pemkab/Pemkot — sejalan dengan program kemitraan Pascasarjana bersama Pemda (mis. Pemkab Raja Ampat) untuk mengutus guru dan ASN studi lanjut. Latar belakang profesi alumni lainnya meliputi Guru/Tenaga Pendidik dan pegawai swasta.
Alumni yang Menginspirasi
Lulusan Terbaik Pascasarjana · Wisuda 2026
Chairul Anwar Saputra
Membagi waktu antara pekerjaan, pengabdian masyarakat, dan penyelesaian tesis berjudul “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Moodle untuk Mata Kuliah Fiqih di IAIN Sorong” — menghadirkan materi interaktif, video, kuis, dan evaluasi mandiri untuk pembelajaran Fiqih yang lebih fleksibel. Baginya, kunci sukses studi Pascasarjana adalah disiplin, manajemen waktu, dan komitmen menjaga tanggung jawab.
“Lulusan Pascasarjana IAIN Sorong memiliki tanggung jawab besar membangun generasi muda Muslim yang toleran di tengah kemajemukan Papua Barat Daya,” tuturnya.
Catatan: kisah alumni jenjang Sarjana (S1) seperti Said Hardianza (PAI) dan Zdulfikar Labale (TBI) turut menjadi inspirasi lintas program studi di IAIN Sorong — lihat lebih lanjut di halaman Jejaring Alumni.
