FAQ
24 pertanyaan yang paling sering muncul dari calon mahasiswa baru Magister (S2) — klik untuk buka jawabannya.
Disusun dari sudut pandang calon mahasiswa baru Magister (S2) PAI, dijawab berdasarkan data resmi terbaru Pascasarjana IAIN Sorong.
Pendaftaran & Persyaratan
1. Apa saja dokumen yang harus saya siapkan untuk mendaftar S2 PAI?
Salinan Ijazah S1 yang telah dilegalisir, salinan Kartu Keluarga (KK), dan salinan KTP. Berkas bisa diserahkan langsung ke Gedung Pascasarjana atau diunggah saat pendaftaran daring. Detail lengkap di halaman Syarat Pendaftaran.
2. Apakah S1 saya harus jurusan PAI untuk bisa mendaftar S2 PAI di sini?
Dokumen resmi tidak merinci syarat linearitas secara eksplisit. Karena mayoritas mahasiswa Pascasarjana berasal dari kalangan guru, ASN, dan tenaga pendidik lintas latar belakang, sebaiknya Anda konsultasikan langsung kesesuaian bidang S1 Anda ke Koordinator Program Studi S2, Dr. Mulyono, M.Pd.
3. Bagaimana cara saya mendaftar — online atau harus datang langsung?
Dimulai secara online lewat formulir pendaftaran resmi (Google Form), lalu berkas fisik diverifikasi saat Anda datang ke Gedung Pascasarjana atau melalui konsultasi dengan Koordinator Program Studi.
4. Bagaimana tahapan seleksi yang akan saya lalui?
Lima tahap: (1) pengisian formulir daring, (2) verifikasi berkas & konsultasi, (3) ujian tertulis & wawancara, (4) pengumuman kelulusan, (5) Matrikulasi. Alur lengkap di halaman Prosedur Pendaftaran.
5. Kapan saya akan tahu hasil kelulusan saya?
Diumumkan resmi oleh pihak Pascasarjana kepada seluruh peserta seleksi. Jadwal pasti berbeda tiap Tahun Akademik — sebagai contoh, seleksi T.A. 2026/2027 dilaksanakan 26 Agustus 2026, dengan pengumuman menyusul setelahnya.
Biaya & Beasiswa
6. Berapa besar SPP/UKT yang harus saya bayar per semester?
SPP Program Magister (S2) dan Doktor (S3) PAI ditetapkan Rp3.750.000 per semester berdasarkan Keputusan Rektor IAIN Sorong Nomor 337 Tahun 2025 untuk Tahun Akademik 2025/2026. Di luar SPP terdapat komponen lain seperti her-registrasi, ujian masuk, matrikulasi, pembinaan mahasiswa, rangkaian ujian tesis, dan wisuda — estimasi total paket studi Magister sekitar Rp22.200.000. Rincian lengkapnya ada di halaman Biaya Pendidikan.
7. Bagaimana cara pembayarannya?
Setor ke rekening Bank BRI resmi IAIN Sorong: 0310-01-001051-30-8 dengan keterangan “Pembayaran SPP/UKT Semester Berjalan”, simpan slip pembayaran, lalu tunjukkan ke Operator SIAKAD Sub Bagian AKMAL untuk verifikasi dan aktivasi status.
8. Beasiswa apa saja yang bisa saya ajukan sebagai mahasiswa baru?
Beberapa skema tersedia: KIP Kuliah/Bidikmisi, Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), Tahfidz Qur’an, serta kemitraan BAZNAS/YBM-PLN/BSI dan beasiswa Pemerintah Daerah. Lihat rincian di halaman Beasiswa.
9. Apakah ada kerja sama pemerintah daerah yang membiayai studi saya?
Ya — Pascasarjana bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan jajaran Kementerian Agama se-Papua Barat Daya untuk mengutus guru dan ASN studi lanjut, dengan rencana perluasan ke Pemkab Fakfak.
Perkuliahan & Kurikulum
10. Apakah saya harus datang ke kampus setiap minggu?
Tidak. Perkuliahan menerapkan sistem hybrid learning — memadukan tatap muka di Gedung Pascasarjana dengan sesi daring via Zoom — dirancang khusus agar Anda tetap bisa menjalankan tugas sebagai guru/ASN aktif.
11. Berapa lama masa studi normal S2 di sini?
Batas maksimal masa studi tidak dirinci eksplisit dalam dokumen resmi yang tersedia. Sebaiknya konfirmasi target lama studi normal langsung ke Kaprodi S2 saat Matrikulasi.
12. Apa itu Matrikulasi, dan apakah saya wajib mengikutinya?
Ya, wajib. Matrikulasi adalah pembekalan dua hari secara daring sebelum kuliah aktif dimulai, mencakup materi Kepemimpinan Transformatif, Tata Kelola Referensi & Metode Penulisan Ilmiah, Dirasah Islamiyah, dan Riset Pendidikan Islam Perspektif Papualogi.
13. Apa yang membedakan kurikulum S2 PAI di sini dari kampus lain?
Distingsi Kepemimpinan Transformatif — satu-satunya konsentrasi ini di lingkungan PTKIN se-Indonesia — memadukan manajemen kepemimpinan lembaga pendidikan Islam dengan kearifan lokal Papua dan penguatan moderasi beragama.
14. Berapa SKS yang harus saya selesaikan sebelum boleh mulai menyusun Tesis?
Minimal 75% dari total SKS kurikulum, ditambah kelulusan mata kuliah Metode Penelitian dan pemenuhan syarat administratif lain yang ditentukan Institut.
Dosen, Bimbingan & Tesis
15. Siapa yang akan membimbing saya nanti?
Dosen pembimbing Tesis (dua orang sesuai ketentuan) ditentukan Koordinator Program Studi setelah Anda memenuhi syarat SKS minimum. Untuk koordinasi awal, hubungi Kaprodi S2, Dr. Mulyono, M.Pd.
16. Apakah topik Tesis saya wajib mengangkat budaya Papua?
Tidak wajib, tapi sangat dianjurkan karena sejalan dengan distingsi kampus — banyak mahasiswa mengangkat kearifan lokal Papua dalam risetnya, seperti kajian nilai pendidikan Islam dalam ritual Magaomo Suku Kokoda. Topik pendidikan Islam umum tetap terbuka.
17. Apa itu uji similaritas dan berapa batas maksimalnya?
Pengecekan kemiripan naskah (plagiarism checking) via Turnitin/Ithenticate di Perpustakaan IAIN Sorong, wajib dilakukan sebelum naskah diajukan ke pembimbing. Batas maksimal similaritas untuk Tesis adalah 25% (di luar daftar pustaka).
18. Bolehkah saya mempublikasikan artikel dari hasil Tesis saya?
Boleh, bahkan didorong. Anda dapat mengajukan artikel ke jurnal resmi Pascasarjana — Transformasi: Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam atau TIFA — maupun jurnal lain sesuai bidang kajian Anda.
Kemahasiswaan, Fasilitas & Layanan
19. Apakah ada organisasi mahasiswa khusus untuk Pascasarjana yang bisa saya ikuti?
Belum ada organisasi kemahasiswaan formal khusus S2/S3 (struktur SEMA/DEMA/HMPS berlaku di jenjang S1). Koordinasi kemahasiswaan Pascasarjana berjalan langsung lewat Direktur, Wakil Direktur, dan Kaprodi melalui forum seperti Matrikulasi, Seminar Nasional, dan Ramah Tamah Alumni.
20. Fasilitas kampus apa saja yang bisa saya manfaatkan?
Gedung Pascasarjana dengan ruang kelas hybrid, Gedung Perpustakaan Digital SBSN tiga lantai (ruang baca, layanan Turnitin, studio digital), Aula Perpustakaan Lantai 2 untuk forum ilmiah, serta akses daring OPAC, Repository Ilmiah, dan Rumah Jurnal (OJS).
21. Bagaimana saya mengecek KRS dan nilai saya?
Semuanya lewat SIAKAD di portal.iainsorong.ac.id — KRS online, nilai, riwayat akademik, dan tagihan biaya kuliah dapat diakses kapan saja dengan akun mahasiswa Anda.
22. Saya kurang paham teknologi (gaptek) — apakah ada bantuan untuk pendaftaran?
Ada. Kampus menyediakan layanan asistensi pendaftaran secara daring maupun tatap muka bagi calon mahasiswa yang mengalami kendala teknis, termasuk sesi konseling awal untuk membantu mengenali minat dan prospek karier Anda.
Setelah Lulus
23. Bagaimana prospek kerja setelah saya lulus S2 di sini?
Data Tracer Study mencatat 82,6% alumni Pascasarjana bekerja linier dengan bidang studinya, dan mayoritas terserap kerja dalam waktu kurang dari 6 bulan setelah lulus — banyak berkarier di instansi pemerintah (Kemenag, Dinas Pendidikan) maupun sekolah/madrasah.
24. Apakah saya bisa tetap terhubung dengan almamater setelah lulus?
Bisa — lewat kegiatan Ramah Tamah Alumni, partisipasi dalam Tracer Study berkala, atau menjadi Duta Sosialisasi PMB di instansi Anda. Detail di halaman Jejaring Alumni.
Pertanyaan Anda belum terjawab? Hubungi Humas Pascasarjana IAIN Sorong di 081247136889 atau info@iainsorong.ac.id.
