Penelitian & Publikasi
Mengenal Papualogi, Distingsi Keilmuan Program Doktor PAI IAIN Sorong
Program Doktor Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAIN Sorong mengusung distingsi Papualogi sebagai penciri keilmuan yang membedakannya dari program doktoral sejenis di perguruan tinggi lain di Indonesia. Distingsi ini lahir dari posisi strategis IAIN Sorong sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di wilayah Papua Barat Daya, yang memiliki tanggung jawab keilmuan untuk menggali dan mengembangkan kajian yang kontekstual dengan realitas Tanah Papua.
Secara garis besar, Papualogi mendorong mahasiswa Program Doktor PAI untuk mengembangkan riset dan disertasi yang tidak semata bersifat normatif-teoretis, melainkan juga bersinggungan langsung dengan konteks sosial, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Papua Barat Daya. Pendekatan ini memperkaya khazanah keilmuan Pendidikan Agama Islam dengan perspektif yang selama ini belum banyak digali oleh program doktoral serupa di kawasan lain.
Dengan mengusung semangat New Spirit – Kitorang Punya yang diwariskan sejak masa perintisan lembaga oleh para pendahulu, termasuk Drs. H. Noer Hasjim Gandhi dan Drs. H. Uso, Program Doktor PAI berupaya menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab keilmuan yang berakar pada identitas lokal, tanpa mengurangi kedalaman kajian akademik pada level doktoral.
Sebagai program yang baru mendapat izin penyelenggaraan lewat Keputusan Menteri Agama Nomor 832 Tahun 2025, Program Doktor PAI tengah menyiapkan usulan Akreditasi Sementara ke Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) sebagaimana diwajibkan KMA tersebut — langkah awal sebelum dapat mengejar peringkat akreditasi Unggul/A sesuai target Rencana Strategis 2024-2028. Distingsi Papualogi menjadi salah satu nilai jual akademik yang diharapkan memperkuat posisi tawar Program Doktor PAI dalam proses akreditasi tersebut.
Mahasiswa Program Doktor PAI didorong untuk menghasilkan disertasi yang memenuhi standar orisinalitas ketat, dengan similarity index maksimal 25 persen, serta telah menuntaskan sekurang-kurangnya 75 persen SKS beserta mata kuliah Metode Penelitian sebagai prasyarat sebelum memasuki tahap penelitian disertasi.
Melalui distingsi Papualogi, Pascasarjana IAIN Sorong berharap dapat melahirkan doktor-doktor Pendidikan Agama Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan mendalam terhadap konteks sosial-budaya Papua dalam setiap kontribusi keilmuan yang mereka hasilkan.
PROGRAM STUDI
Magister (S2) PAI
Distingsi Kepemimpinan Transformatif untuk pendidik dan calon pemimpin pendidikan Islam.
Lihat Program →PROGRAM STUDI
Doktor (S3) PAI
Distingsi Papualogi, kajian keilmuan kontekstual budaya dan masyarakat Papua.
Lihat Program →PPID Pascasarjana
Layanan keterbukaan informasi publik. Ajukan permohonan atau lihat dokumen resmi.
Kunjungi PPID →Berita Lainnya
Pengumuman & Layanan
Renstra 2024-2028: Peta Jalan Pascasarjana IAIN Sorong Menuju Status UIN
Pengumuman & Layanan
