Jurnal Ilmiah & HKI
Ekosistem jurnal ilmiah IAIN Sorong dan kebijakan perlindungan hak kekayaan intelektual civitas akademika.
IAIN Sorong mengelola dan menerbitkan sejumlah jurnal ilmiah bereputasi melalui sistem Open Journal System (OJS), sebagai wadah diseminasi hasil riset dosen, mahasiswa, dan peneliti eksternal. Seluruh jurnal mengikuti kebijakan akses terbuka (open access) sehingga naskah dapat dibaca dan diunduh gratis — mendukung target Renstra 2024–2028 yang menargetkan 50% jurnal internal terindeks Sinta/Scopus.

Dokumentasi kegiatan Pascasarjana IAIN Sorong.
Jurnal-Jurnal Resmi IAIN Sorong
Pascasarjana IAIN Sorong
Transformasi: Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam
ISSN 2614-8463 (cetak) / 2615-3734 (online). Terbit 2x/tahun. Lihat halaman Jurnal Pasca.
Pascasarjana IAIN Sorong · Baru 2026
TIFA: Journal of Integrated Islamic Knowledge and Education
Riset interdisipliner Islam, kearifan lokal Papua, dan ekologi hutan hujan tropis.
Prodi PAI (S1)
El-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam dan Humaniora
Multidisipliner: kurikulum PAI, moderasi beragama, studi pesantren, AI dalam pendidikan.
Fakultas Tarbiyah
Al-Fikr: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN 2088-690X (cetak) / 2716-3717 (online). Metodologi pembelajaran & mutu fakultas.
IAIN Sorong
Al Riwayah: Jurnal Kependidikan
ISSN 1979-2549 (cetak) / 2461-0461 (online). Riset kependidikan lintas institusi.
IAIN Sorong
Tasamuh: Jurnal Studi Islam
Jurnal rintisan diseminasi riset keagamaan.
Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Berdasarkan dokumen resmi yang tersedia, belum ada data konkret mengenai sertifikat HKI, paten, atau merek dagang yang didaftarkan secara perorangan oleh dosen atau mahasiswa Pascasarjana IAIN Sorong. Meski demikian, kampus secara aktif menegakkan perlindungan hak cipta pada dua tingkatan:

Dokumentasi kegiatan Pascasarjana IAIN Sorong.
- Hak Cipta Institusional — dokumen mutu kampus seperti Pedoman Karya Tulis Ilmiah IAIN Sorong 2024 berstatus “Hak Cipta © 2024 pada Lembaga Penjaminan Mutu, Dilindungi Undang-Undang.”
- Kebijakan Anti-Plagiarisme — setiap naskah akhir Skripsi/Tesis/Disertasi wajib lolos uji similaritas (Turnitin/Ithenticate) sebelum diajukan ke dewan penguji, sebagai bentuk penghormatan terhadap hak cipta karya orang lain. Ambang batas maksimal: 30% untuk Skripsi, 25% untuk Tesis, 15% untuk Artikel.
Pelanggaran plagiarisme dikategorikan sebagai pembajakan hak cipta (copyright abuse) dan dapat berujung pencabutan gelar akademik sesuai Pasal 25 ayat 2 UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, bahkan sanksi pidana sesuai Pasal 70.
Mahasiswa Pascasarjana yang berminat mempublikasikan artikel dari hasil Tesis/Disertasi dapat berkoordinasi dengan Editor Jurnal Transformasi maupun TIFA di Gedung Pascasarjana Lantai 1.
