Informasi Mahasiswa
Mengenal siapa mahasiswa Pascasarjana IAIN Sorong — profil demografis, sebaran asal daerah, dan minat pendaftar Magister (S2) dan Doktor (S3).
Sebagai satu-satunya penyelenggara program pascasarjana di kawasan Sorong Raya sejak 2018, mahasiswa Pascasarjana IAIN Sorong memiliki karakter khas: mayoritas adalah praktisi dewasa yang sudah bekerja — guru, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan pegawai swasta — yang kembali menempuh pendidikan lanjut sembari menjalankan tugas profesional mereka.
Profil Demografis
30–55 Tahun
Rentang usia mahasiswa, terbanyak pada usia 43 tahun
82,6%
Alumni bekerja di bidang yang sesuai dengan studinya
Cumlaude
Rata-rata predikat kelulusan alumni Pascasarjana
Latar belakang pekerjaan mahasiswa bervariasi — didominasi Guru/Tenaga Pendidik dan ASN, disusul pegawai swasta dan profesi lainnya. Mayoritas alumni menempati pekerjaan sesuai bidang studi dalam waktu kurang dari 6 bulan setelah kelulusan.
Sebaran Asal Daerah
Sebagai satu-satunya PTKIN di Papua Barat Daya, jangkauan mahasiswa Pascasarjana meluas ke berbagai kabupaten/kota mitra melalui program sosialisasi aktif:
- Sorong Raya — Kota Sorong dan Kabupaten Sorong
- Kabupaten Sorong Selatan
- Kabupaten Kaimana
- Kabupaten Raja Ampat — melalui kemitraan resmi dengan Pemkab untuk mengutus guru, ASN, dan tenaga kependidikan studi lanjut
Tren Peminat Terkini
Pada periode penerimaan Tahun Akademik 2026/2027, minat pendaftar menunjukkan tren positif: lebih dari 10 pendaftar Program Magister (S2) dan 6 pendaftar Program Doktor (S3) telah menyelesaikan pendaftaran daring di awal periode sosialisasi. Pada tahap seleksi tertulis dan wawancara (26 Agustus 2026), tercatat 25 calon mahasiswa S2 dan 10 calon mahasiswa S3 mengikuti seleksi setelah lolos verifikasi administrasi.
Sistem perkuliahan hybrid (tatap muka + Zoom) dirancang khusus agar mahasiswa yang berstatus guru/ASN aktif tetap dapat menempuh studi tanpa meninggalkan tugas kedinasan. Mahasiswa baru wajib mengikuti Matrikulasi sebelum perkuliahan aktif dimulai.
